Senin, 02 November 2009

Jenis musik yang diadopsi oleh Anime Music

DI pengujung ’80-an, negara ini dilanda demam manga (komik Jepang) dan anime (film animasi Jepang). Saat itu (bahkan sampai kini) banyak manga dan anime yang beredar dan ditayangkan televisi lokal. AdaSamurai-X, Saint Seiya, Doraemon, City Hunter, sampai Detective Conan. Semuanya menawarkan cerita yang seru disimak. Wajar kalau kemudian anime dan manga begitu digilai. Khusus anime, tak hanya ceritanya yang digemari, tapi juga soundtrack-nya.

Soundtrack anime banyak dinyanyikan musisi papan atas Jepang. Sebut saja, L’ arc~en~ ciel (dikenal juga sebagai Laruku), yang menyanyikan soundtrack serial Samurai X. Ada T.M. Network yang mengisi soundtrack-nya City Hunter dan Gundam. Selain itu, ada juga Mitsuko Horie, penyanyi solo yang menunjukkan kemampuan vokalnya lewatsoundtrack serial Saint Seiya dan Candy-Candy. Musik inilah yang kemudian disebut sebagai Japanese Rock (J-Rock). Tapi jangan salah, musik J-Rock tak hanya sebatas soundtrack anime saja. Semua musik bergenre rock yang dimainkan band atau penyanyi asal Jepang yang bisa dikategorikan J-Rock.

J-Rock punya ciri unik. Notasi lagunya sangat unik. Sound-nya terdengar cempreng. Di luar musik, band pengusung J-Rock punya daya tarik lain. Band-band ini punya keunikan saat tampil di atas panggung. Laruku, misalnya, tampil dengan gaya khas bangsawan abad pertengahan. Lantas ada Malice Maizer yang muncul dengan gaya baroque, Asian Kung Fu Generation dengan gaya punk, dan masih banyak lagi.

sedangkan the Gazzete lebih mengutamakan dalam permainan bass Reita. the GazettE menyajikan berbagai macam genre musik dalam tiap albumnya,seperti pada album Stacked Rubbish tengoklah pada lagu Chizuru yang bernuansa slow, Agony yang bernuansa rapp, Filth in Beauty yang bernuansa rock dan Hyena penuh dengan screaming khas Ruki pada lagu ini. Dalam tiap albumya, the GazettE selalu saja memberikan terobosan baru dalam musiknya jadi tiap kali mereka mengeluarkan album, pasti banyak sekali perbedaan yang terasa antara album satu dengan yang lain.

Dan band Visual Kei tidak memiliki acuan pada jenis musik, tetapi sebagian besar dari band visual kei ini memainkan musik-musik berjenis Rock, Hard Rock, Gothic, Neoclassis, dan pop. Kadang-kadang mereka memasukkan unsur rap, murmured, growling, techno dan juga unsur digital dalam musiknya sehingga dalam band visual kei sendairi memiliki berbagai macam jenis musik sehingga jika kita mendengarkan musiknya tidak terkesan monoton.

0 komentar:

Posting Komentar