Jumat, 13 November 2009

P3rkEmb4ngaN J-Pop

Perkembangan J-Pop tak hanya berada di tanah Jepang. Pengaruh subgenre ini tidak sebatas pada Asia pula.
Tapi Eropa dan Amerika memiliki pasar penikmat J-Pop.
Eksistensinya memang masih lemah bila dibandingkan dengan kehadiran musik pop dari Amerika. Namun musisi-musisi asal Jepang ini bisa meruntuhkan dominasi Amerika.

J-POP adalah tempat yang mewadahi musik-musik yang berkembang dari Jepang. Termasuk di dalamnya rock, blues, jazz maupun genre-genre musik lainnya yang dinikmati oleh penggemar musik.
Perkembangan J-Pop hingga melebar ke luar negeri memiliki keunikan dibandingkan dengan musik lainnya. Seringkali popularitas seorang musisi atau grup diawali dari anime atau game. Para penggila game maupun anime sangat dekat dengan jenis musik yang satu ini.

Ini berawal dari kebiasaan mendengarkan untuk memiliki lagu yang menjadi theme anime atau game-nya. Sebagai contoh saja lagu - - Fourth Avenue Cafe? milik L?Arc-en-Ciel yang menjadi theme dari anime ?Samurai X?, diburu oleh penyuka film anime tersebut.

J-Pop memang tak sekedar menjadi rilis musik saja. Namun juga menjadi bagian dari iklan komersial, film-film, acara radio bahkan untuk toko-toko. Tak hanya itu program-program berita di Jepang juga memutar lagu-lagu J-Pop pada bagian akhir atau credit title.
Khususnya untuk anime atau program drama di televisi, biasanya lagu theme ini bisa berganti sebanyak empat kali dalam setahun. Dalam program-program itu biasanya terdapat opening dan closing yang memiliki lagu yang berbeda-beda.

Tak mengherankan dalam satu musim tayangan sebuah program drama atau anime memajang delapan lagu. Seperti sebuah antrian silih-berganti lagu dan artis masuk dalam sebuah tayangan drama atau anime. Jelas membuat beberapa artis kemudian menikmati popularitasnya selama bertahun-tahun.

0 komentar:

Posting Komentar